RAPUH (06012011)
Kala ku ukir sajak tentang sebuah irama
Tentang hayal tak jadi nyata
Namun disini,, ditanah yang dina aku masih terkapar
Memperbaiki letak hati ku,,yang kian rapuh
Akan suatu keberadaan,,
Memperbaiki letak kaki yang ntah akan kemana ku melangkah
ajaibr bagiku yang masih bsa berdiri,,
namun tetap terdiam menatap langit tak berbintang
hati ini pun semakin rapuh,,,goyah akan keberadaan langit yang ta lagi memancarkan
sinar kesejukannya,,,
padahal setahuku ini buu kann musim hujan,,
ku rendah kan letak kaki,,,mengangkat kedua tangan
namuun tetap rapuh yang kurasa,,
karena ternyata blum mampu KU pilah antara langit dan bintang.
(oleh : hijrian)
Kala ku ukir sajak tentang sebuah irama
Tentang hayal tak jadi nyata
Namun disini,, ditanah yang dina aku masih terkapar
Memperbaiki letak hati ku,,yang kian rapuh
Akan suatu keberadaan,,
Memperbaiki letak kaki yang ntah akan kemana ku melangkah
ajaibr bagiku yang masih bsa berdiri,,
namun tetap terdiam menatap langit tak berbintang
hati ini pun semakin rapuh,,,goyah akan keberadaan langit yang ta lagi memancarkan
sinar kesejukannya,,,
padahal setahuku ini buu kann musim hujan,,
ku rendah kan letak kaki,,,mengangkat kedua tangan
namuun tetap rapuh yang kurasa,,
karena ternyata blum mampu KU pilah antara langit dan bintang.
(oleh : hijrian)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar